Seseorang teman menanyakan apa itu kata "Ronggo" ? pada namaku.
Ini bukan gagah-gagahan mas ini hanya nama kecil pemberian orang tua.
Pada masa penjajahan dulu, Kakek buyutku dan mungkin diatasnya lagi adalah pegawai pemerintah Belanda yang bekerja diperkebunan milik Pemerintah Belanda. Setiap wilayah perkebunan disebut 'Afdeling kepala wilayah perkebunan itu mendapat gelar Ronggo. Karena zaman itu sedikit saja orang menduduki jabatan ini maka banggalah keluarga itu. Hingga akhirnya anak turunannya menggunakan gelar ini, maksudnya agar orang Belanda mengetahui bahwa itu anak ronggo yang merupakan anak pegawai Pemerintah Belanda.
Pada saat itu Kepala wilayah perkebunan bisa kekuasaan perkebunannya lebih luas dari sebuah Kawedanan atau kabupaten. Jabatan ini adalah jabatan produktif bagi pemerintah Belanda. Wajar apabila para Ronggo memiliki akses pada pemerintahan setempat.
Jadi ronggo itu adalah tukang kebun. Dan aku juga kini tukang kebun.
Jadi aku ini bukan apa-apa hanya nama biasa.
Kemudian anak-anakku protes kenapa tidak diberi nama ronggo didepan namanya. Aku jelaskan bahwa ronggo sama dengan sebutan lainnya di zaman sekarang. Tidak bisa ditukar dengan beras.
Ini bukan gagah-gagahan mas ini hanya nama kecil pemberian orang tua.
Pada masa penjajahan dulu, Kakek buyutku dan mungkin diatasnya lagi adalah pegawai pemerintah Belanda yang bekerja diperkebunan milik Pemerintah Belanda. Setiap wilayah perkebunan disebut 'Afdeling kepala wilayah perkebunan itu mendapat gelar Ronggo. Karena zaman itu sedikit saja orang menduduki jabatan ini maka banggalah keluarga itu. Hingga akhirnya anak turunannya menggunakan gelar ini, maksudnya agar orang Belanda mengetahui bahwa itu anak ronggo yang merupakan anak pegawai Pemerintah Belanda.
Pada saat itu Kepala wilayah perkebunan bisa kekuasaan perkebunannya lebih luas dari sebuah Kawedanan atau kabupaten. Jabatan ini adalah jabatan produktif bagi pemerintah Belanda. Wajar apabila para Ronggo memiliki akses pada pemerintahan setempat.
Jadi ronggo itu adalah tukang kebun. Dan aku juga kini tukang kebun.
Jadi aku ini bukan apa-apa hanya nama biasa.
Kemudian anak-anakku protes kenapa tidak diberi nama ronggo didepan namanya. Aku jelaskan bahwa ronggo sama dengan sebutan lainnya di zaman sekarang. Tidak bisa ditukar dengan beras.