Th 1992 aku diundang majalah kecil Gentra Pramuka pimpinan Gunanwan Undang di Bandung untuk menjadi wartawan pramuka. Pak Gunawan Undang, Pak Sali Iskandar, serta Pak HM Sampoerna , ketika itu Kwarda Jabar juga wakil gubenur Jabar tertarik dengan artikel2ku tentang kepramukaan.
Jadilah aku wartawan pramuka sebagai kerja sambilan sebagai guru sekolah dasar.
Di pertemuan itu, aku hanya guru desa, yang tak tau tentang kepramukaan di kota. Hal yang tertarik pada saat itu adalah
terdapat Pramuka Garuda, anak anak muda itu mungkin masih SMA mungkin juga mahasiswa. Mereka terlihat bersih dan gagah-gagah. Pramuka yang perempuannya cantik-cantik. Mungkin juga ia pramuka yang mengawal Kak Kwarda Jabar HM Sampoerna itu.
Jadilah aku wartawan pramuka sebagai kerja sambilan sebagai guru sekolah dasar.
Di pertemuan itu, aku hanya guru desa, yang tak tau tentang kepramukaan di kota. Hal yang tertarik pada saat itu adalah
terdapat Pramuka Garuda, anak anak muda itu mungkin masih SMA mungkin juga mahasiswa. Mereka terlihat bersih dan gagah-gagah. Pramuka yang perempuannya cantik-cantik. Mungkin juga ia pramuka yang mengawal Kak Kwarda Jabar HM Sampoerna itu.