Laman

Senin, 21 November 2016

berpartisipasi membuat iklim sejuk negeri ini

Tugasku sebagai penyair hanya turut berpartisipasi membuat iklim sejuk negeri ini. Sebatas penyair mampu. Jika penyair turut memikirkan negeri ini yang penuh gonjang-ganjing itu karena memang sudah dari zaman Majapahit bahkan kerajaan sebelumnya.
Kitab Nagara Kertagama karya Empu Prapanca di zaman Majapahit atau Kitab Sotasoma karya Empu Tantular adalah bukti sumbangsih penyair pada negeri.

Hati itu masih menyimpan nafsu

Bagiku yang membuat gaduh sebuah negeri (bukan hanya Indonesia) adalah hati yang tidak dipungkiri. Yaitu masih tidak menerima kenyataan yang ada. Hati itu masih menyimpan nafsu kekuasaan, nafsu kekayaan, dan nafsu keunggulan keluarga serta nafsu cinta.

orang Indonesia sudah mengenal Pancasila sejak Taman Kanak-kanak

Pentingnya Pancasila dibacakan/diucapkan setiap upacara adalah memahami dimana bumi dipijak disitu hukum yang berlaku dijunjung.Kalau ada yang belum memahami atau hafal , pastilah bukan orang Indonesia, sebab kalau orang Indonesia sudah mengenal Pancasila sejak Taman Kanak-kanak.

profesionalisme diri.

Manakala orang-orang pandai tidak pada job profesionalisnya pasti 'pekerjaan, 'implementasi, serta 'hasil pekerjaan akan semrawut, karena ada muatan profesionalisme diri.

Pengalaman dan rajin membaca sama-sama pentingnya

Pengalaman dan rajin membaca sama-sama pentingnya. Jika keduanya dilakukan kuatlah dan sangat istimewa orang itu. Orang Minang dan orang Tegal mengisi warung nasi seluruh kota Indonesia tidak ada yang berteriak minta bantuan pinjaman dari Pemerintah. Karena mengasah pengalaman. Gus Dur dimasa mudanya rajin membaca menjadikan dirinya oleh masyarakat sangat istimewa.

Membuat Iklim Sejuk Negeri ini

Tugasku sebagai penyair hanya turut berpartisipasi membuat iklim sejuk negeri ini. Sebatas penyair mampu. Jika penyair turut memikirkan negeri ini yang penuh gonjang-ganjing itu karena memang sudah dari zaman Majapahit bahkan kerajaan sebelumnya.
Kitab Nagara Kertagama karya Empu Prapanca di zaman Majapahit atau Kitab Sotasoma karya Empu Tantular adalah bukti sumbangsih penyair pada negeri.

Si Bung cinta Perdamaian.


Ketika Si Bung di penjara di Digul, ia menggambar peta Nusantara, Peta itu seperti sekarang ini, Tak ada Timor Leste, dalam peta Nusantara itu, Serawak juga Brunai tak ada dalam peta itu. Semua mencakup suku2 bangsa yang mengusung Sumpah Pemuda, itulah NKRI. Si Bung tidak mau mencaplok Semenanjung Malaya (Malaysia) juga Singapura, padahal bisa saja dimasukan dalam peta, tapi Si Bung cinta Perdamaian.

Ketika ditanya , kenapa tidak membuat peta Indonesia merujuk zaman keemasan Majapahit dimana wilayah itu hingga Muangtai? Si Bung balik bertanya , Apakah kulitmu sama dengan kulitku? Lalu mereka tertawa .

Coba kamu 'manggung nyalon apa ada yang milih? Gitu saja kok repot sih.

Voting atau penarikan suara adalah bukti pengakuan. Ketika kita berangkat ke Tempat Pemungutan Suara itu berarti sudah tandanya mengakui apabila pilihannya kalah dan mengakui siapa yang menang. Ternyata pilihan Kepala Desa, Bupati/walikota, Gubernur atau Presiden pilihan orang lain yang menang, ya sudah toh kita yang menentukan. Presiden itu pilihanmu sendiri, ditentukan sendiri kok sekarang memungkiri. Coba kamu 'manggung nyalon apa ada yang milih? Gitu saja kok repot sih.

kalau gak penting-penting banget butuh duit ngapain negara ngutang?

Perihal negara banyak hutang , aku sih sebagai penyair cuma ngomong : " Ibarat orang berumah tangga , jika berhutang itu untuk keperluan apa?'" Jadi kalau negara ngutang duit ke negara lain atau organisasi dunia, duitnya itu untuk apa? Bukankah di keluarga juga kalau tidak butuh-butuh sekali tidak ngutang. Di negara pun sama hutang banyak duitnya untuk apa? Kalau rakyatnya gak makan kemudian negara ngutang aku setuju, kalau gak penting-penting banget butuh duit ngapain negara ngutang?

Toko saja didemo

Di Amerika ada stasiun tv yang khusus menyiarkan masalah dapur mencuci baju. Ada stasiun tv yang khusus menyiarkan bencana dan kecelakaan lalu lintas. Ada juga stasiun tv yang khusus menyiarkan HAM termasuk demo. Di sana kata anakku, Toko yang telat buka saja didemo, ini karena orang yang butuh keperluan sehari-hari jadi terlambat. Alasannya dia mendirikan toko di wilayah itu. Kalau mau bubar supaya pasang pengumuman agar orang lain bisa mendirikan toko lagi.

Jumat, 11 November 2016

.Produktifitas Tak Dipaksakan

1.Produktifitas Tak Dipaksakan
Mengarang adalah pekerjaan disamping hoby seni, Profesionalitas kerja biasanya tak menggunakan unsur disiplin waktu. Kapan saja, dimana saja, dalam situasi apa pun disaat yang tepat untuk mengarang, ya mencipta karya tulis. Namun mengarang tak harus dipaksakan. Misalnya ketika pesanan beruntun.Kadang produktifitas bisa lebih banyak disuatu saat sedang terpanggil, tetapi juga produktifitas menurun bahkan sampai berbulan-bulan dan kadang sampai menahun. Penyakitnya tentu bila sedang jatuh cinta pada seseorang/benda/ hoby baru, lagi banyak uang, atau tengah menghadapi banyak problem kehidupan, sehingga malas mengarang. nah apa anda juga demikian?
Karena itulah bagaimana karya kita agar banyak ditunggu pembaca budiman. Tentunya pengarang punya tradisi kerja.

Promosi Perlu Bagi Penulis

2.Promosi Perlu Bagi Penulis
Menghargai seorang pemesan betapa pun murahnya harga apa yang dipesan itu patut dihargai. Meskipun hanya lebih untuk sesuap nasi dari beberapa lembar dan waktu berfikir, tapi mereka yang membeli karya tulis kita patut mendapat penghargaan yang tinggi. Bentuk penghargaan yang diberikan oleh penulis bukan hanya senyum dan layanan yang baik, tetapi hasil tulisan yang diinginkan yang maksimal dan bermutu.
Penulis senantiasa menulis dengan pengerjaan maksimal dari pikiran, perasaan yang dialirkan pada kaibord dengan sentuhan-sentuhan jari yang dialiri hasrat seni sehingga hasilnya bermutu tinggi.

Puisi Adalah Cermin Kehidupan

3. Puisi Adalah Cermin Kehidupan
Puisi kadang kala merupakan cerminan kehidupan (tragedi) seseorang baik pengarangnya maupun tokoh karangannya. Sesuatu yang tak dapat dimengerti oleh kita tiba-tiba memilih puisi sesuai dengan hati kita juga demikian penyair menulis puisi sesuai dengan saat itu hati terpanggil menulis sesuatu. Padahal kita tak mengerti kenapa tiba-tiba sesuai dengan sesuatu yang ada pada kita atau orang lain.
Itu misteri yang dapat diungkapkan hanya dengan melihat laku kita sehari-ari. Ternyata puisi memberikan karakter tersendiri.

Darah Seni Mengalir dengan Sendirinya

4.Darah Seni Mengalir dengan Sendirinya
Sadar atau tidak, seseorang yang memiliki jiwa seni itu tumbuh dengan tanpa disadarinya. Terkadang bahkan tidak disangka. Sebagai contoh seseorang yang semula berprofesi di militer, misalnya, tak sedikit yang memiliki jiwa seni. Darah seni itu mengalir seperti mata air dari sumbernya. Ia mengalir meski berliku, meski terserap tanah kering namun terus mengalir hingga air jiwa seni itu terlihat dan memancar. Darah seni meski demikian tidak semua sungai diairi, namun terkadang mengalir sesuka hati. Anak seniman pun belum tentu warisi darah seni. Sebaliknya seseorang bisa memiliki darah seni dari mata air yang sama meski sungai berbeda. Mungkin dari kakek buyutnya, atau keluarga dari baris ibu.

.Jangan pernah puas pada karya terakhirmu

5.Jangan pernah puas pada karya terakhirmu. Sebab menulis adalah proses daya cipta. Karya terbaikmu adalah ketika ada suatu yang baru. Dan besok lusa dengan karya baru pula.
Menulis sekaligus berfantasi menemukan cipta seni yang diharapkan. Ber-eksperimen tentu dalam komitmen itu. Kepuasan seniman apabila disanjung, dihargai, dipuja, diapresiasi dan kadang dikritik. Namun jangan berhenti karena sanjungan dan kritik itu. terus berkarya dan berkarya.

Penyair adalah profesi inklusif

6. Penyair adalah profesi inklusif
Dalam zaman global ini Anda boleh memiliki dua atau lebih profesi sekaligus. Mereka yang bisa pastilah orang hebat. Penyair merupakan profesi inklusif dalam diri seseorang. Profesi utama dan lainnya jangan ditinggalkan karena itu penyangga hidup. Di Amerika ada tukang kayu (kusen-kusen) tetapi juga sebagai wasit olah raga tinju. Tetangganya kaget ketika ia mengenangkan dasi kupu-kupu di ring tinju di event tinju internasional IBF , antara juara bertahan melawan penantangnya.

Anggota DPR dua orang itu ternyata pasangan pelawak

Aku bercerita pada anakku yang masih 12 tahun, "Nak , rakyat Indonesia pernah memilih dua orang cerdas untuk menjadi Anggota DPR , masih muda dan polos hatinya, namun apadikata setelah mereka duduk menjadi Anggota DPR dua orang itu ternyata pasangan pelawak !"

Senin, 07 November 2016

tokoh-tokoh politik di negeri

Ternyata tokoh-tokoh politik di negeri ini 'ngrekel (ngeyel/pembenaran apa kata hatinya) ; 'rai kandel (muka gedeg/tak tahu malu/ orang mau katain apa pede aja padahal sudah jelas salah); 'mungkir (sering goroh/suka bohong dan tak mengakui apa yang pernah diucapkan atau diperbuat); 'plintat plintut (kalau belum siap jawab mengalihkan persoalan) ; 'ngepet (suka mencuri) ; dan 'kapicirit (berak kecil dalam celana tidak terlihat tapi bau).

membuat Indonesia sejuk.

Bukan mengunggulkan penyair dalam mengisi Indonesia yang damai. Mungkin banyak profesi lain yang lebih memberi sentuhan untuk aman damai dan sejuk alam Indonesia ini. Tampak kegiatan sastra oleh pelakunya dirasa sebagai salah satu bentuk yang membuat Indonesia sejuk. Meski banyak tulisan mengkritik bahkan menghujat, dalam penyampaiannya slalu dalam kearifan yang santun. jadi penyair itu pelopor kesejukan kehidupan bernegara melalui bidangnya yaitu sastra

Minggu, 06 November 2016

Di Indonesia kaum minoritas justru 'nglunjak.

Di Nederland banyak orang Indonesia yang menjadi warganegara Belanda, bahkan banyak anak-anak orang Indonesia yang lahir di sana. Mereka seperti juga minoritas di negara lain tetap mencintai Tanah Air bangsanya. Meski demikian mereka sadar ia tinggal di negara itu sebagai urban. Sebagai minoritas tetap hormat dan patuh hukum kepada negeri Belanda. Di Indonesia kaum minoritas justru 'nglunjak.

slalu menjaga mulutnya

Padahal sudah diteladani oleh pendahulu kita Bung Karno dan Bung Hatta, proklamator itu, mereka dua tokoh yang disegani penuh kharismatik, bahkan sampai ada orang mengatakan Bung Karno itu 'sakti. Ingin tahu kenapa? Karena mereka berdua slalu menjaga mulutnya. Bahkan kepada orang yang menyakiti dirinya ia slalu berkata baik.

"Digugu lan ditiru"

Kita diingatkan filosofi Jawa "Digugu lan ditiru" yang artinya diturut perkataannya dan ditiru lakunya. Demikian untuk seorang pemimpin apalagi. "Sekecap omonge akeh gawene" tak perlu banyak bacot atau koar-koar kesana kemari yang tandanya tidak 'digugu oleh bawahannya alias ' ora diladeni (dianggap angin lalu).

Rabu, 02 November 2016

Pantang Menyerah

Dan semua penyair harus percaya, roda itu berputar pengendalinya Allah. Kelak suatu ketika tiba giliran untuk tampil di depan (sukses).
Syaratnya adalah terus berkarya, ulet, inovasi, dan jangan mengenal kata 'menyerah .

Menggelepaklah ikan

Ketika ikan-ikan gabus itu diam menyatu dengan lumpur tak akan terlihat oleh pencari ikan. Ketika ikan gabus kecil menggelepak maka diambillah ikan itu segera. Karena itu menggelepaklah ikan -ikan agar paman pencari ikan itu tahu.

Maka mendekatlah mata

Bulan juga adalah bintang, tapi dia dekat mata, maka tampak besarlah bulan itu. Sedang bintang lain Venus , Mars , Saturnus , Uranus dll tampak kecil karena jauhnya. Maka mendekatlah mata.

Ikuti Zaman

Bodoh benar jika hari ini ada nelayan masih mendayung perahu mencari ikan dilaut. Usahakan pakai mesin tempel agar lebih cepat. Bukankah dayung dan mesin sama-sama buatan manusia?

pasang listrik sendiri,

Kalau mau bersinar, pasang listrik sendiri, jangan merangkai buah jarak. kecil api rawan padam, apalagi bersinar.

Sedang-sedang saja la

"Jangan terlalu dekat matahari, nanti hitam hangus." Sedang-sedang saja lah, sambil berjemur untuk penghangat badan.

Sijagur, bacaan anak kisah kepahlawanan masyarakat Indramayu, karya Rg Bagus Warsono

Menyusul Cerita Bergambar Kopral Dali, Rg Bagus Warsono kini meluncurkan buku baru dalam kemasan cerita bergambar dalam seri Kisah Perjuangan Pahlawan Senton dari Indramayu. Karya buku ini mewarnai khasanan buku dari kearifan daerah Indramayu, dimana di Kabupaten Indramayu kaya akan khasanah cerita dan dongeng yang melegenda serta budaya yang beraneka. Rg Bagus Warsono sengaja mengangkat peran pahlawan kemerdekaan asal Indramayu yang slalu menjadi buah bibir masyarakat. Sentot , begitu disebut masyarakat , seorang komandan tentara di Indramayu dalam devisi Siliwangi yang terkenal keberaniannya dalam mengusir penjajah dari Indramayu. Rg Bagus Warsono mengemasnya dalam kisah Meriam Roda Sijagur. (am, 2-11-16)