Di sebuah gubuk di sudut kota
duduk penyair gila
dengan tumpukan tegesan rokok
selembar syair tak pernah selesai
baru separuh kuarto digerus
nafsu
duit
dan selingkuh
narsis dan hura-hura
di sebuah gubuk di pojok kota
ada penyair gila
duduk penyair gila
dengan tumpukan tegesan rokok
selembar syair tak pernah selesai
baru separuh kuarto digerus
nafsu
duit
dan selingkuh
narsis dan hura-hura
di sebuah gubuk di pojok kota
ada penyair gila