Lalu aku memisahkan diri dengan sesama, karena aku besar dan hebat, dan bergabung dengan penyair2 yg tak pernah berkata kecuali meludah. Tapi alhandulillah, aku masih tetap seperti dulu, masih bersama sesama, karena kunci perbedaan penyair bukan pertemanan tetapi karya tiap2 penyair itu.
Sebuah catatan harian untuk lebih mengenal, sebagai sebuah tali persahabatan agar lebih rekat lagi.
Sabtu, 21 Agustus 2021
Apa2 yg aku sampaikan di lumbung adalah apa2 yg aku terima dlm hidup ini. Salah satu ilmu yg ibuku berikan padaku yaitu: Jika kau ingin besar seperti orang besar, berkaryalah seperti orang besar itu sehingga sejajar. Jika dalam dunia sastrawan, berkaryalah seperti karya sastrawan ternama dan kau sejajar dengan sastrawan itu.
Sebaliknya akupun berterima kasih kepada semua sahabat Lumbung Puisi, karena melalui Lumbung Puisi aku dibutuhkan. Dan ini kebahagiaan, bagaimana tidak, penyair penyair dari berbagai penjuru Tanah Air menitipkan buku padaku untuk dicatat dalam sejarah yg di dokumentasikan di lumbung puisi. Sebuah kepercayaan publik yg patut menjadi kebanggaanku.