Laman

Jumat, 22 September 2017

Wawasan sastra itu luas

Begini, wawasan sastra itu luas, disiplinnya tersendiri. Ada yg mengerti banyak hal tapi sedikit, ada yang mengeri banyak hal tapi bidang-bidang tertentu saja, ada yang berpengalaman banyak hal tapi sedikit melakukan, ada yang berpengalaman banyak hal tapi hanya pada bidang-bidang terentu saja. Ada yang mengerti teori luas, seluas samudra tetapi belum memahami kenyataan lapangan. Ada yang memahami berbagai bidang tapi prakteknya tak sesuai dengan pemahamannya, sebaliknya ada yang prakteknya bagus tetapi pada bidang tertentu saja. HB Jassin semasa hidupnya juga tidak sombong dan slalu menerima pendapat orang lain.

Sastra kita dikoyak-koyak

Mereka memaksa publik unt mengakui seseorang sbg penyair paling hebaaaaaaaaat di Indonesia dengan kekuatan rupiah. Karena itu bukan menantang, silahkan kalian berjajar berikut pembela-pembelanya dan bersahut-sahutan memberi alasan yang mendasar untuk mempertahankan keyakinanmu. Tak peduli dengan nama-nama besar dan apa pun latar pendidikanmu. Dan biarkan aku sendiri duduk menghadapinya dan mendengar ocehanmu. Lalu aku hanya akan berkata pada setiap orang yang duduk berjajar itu satu persatu "Kamu penyair apa bukan ?"

Selasa, 12 September 2017

Daftar hari Besar Nasional (September-Desember)

01 September : Hari Jantung Dunia (Internasional)
01 September : Hari Polisi Wanita (POLWAN)
03 September : Hari Palang Merah Indonesia (PMI)
04 September : Hari Pelanggan Nasional
08 September : Hari Aksara (Internasional)
08 September : Hari Pamong Praja
09 September : Hari Olah Raga Nasional
11 September : Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
14 September : Hari Kunjung Perpustakaan
15 September : Hari Demokrasi (Internasional)
16 September : Hari Ozon (Internasional)
17 September : Hari Perhubungan Nasional
17 September : Hari Palang Merah Nasional
21 September : Hari Perdamaian Dunia (Internasional)
24 September : Hari Tani Nasional
26 September : Hari Statistik
27 September : Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)
28 September : Hari Kereta Api
28 September : Hari Jantung Sedunia (Internasional)
29 September : Hari Sarjana Nasional
30 September : Hari Peringatan Pemberontakan G30S/PKI

01 Oktober : Hari Kesaktian Pancasila
01 Oktober : Hari Vegetarian Sedunia  (Internasional)
01 Oktober : Hari Lanjut Usia (Internasional)
02 Oktober : Hari Batik Nasional dan Hari Batik Dunia
05 Oktober : Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)
05 Oktober : Hari Guru Sedunia (Internasional)
10 Oktober : Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (Internasional)
14 Oktober : Hari Penglihatan Dunia (Internasional)
15 Oktober : Hari Hak Asasi Binatang (Internasional)
16 Oktober : Hari Pangan Sedunia (Internasional)
16 Oktober : Hari Parlemen Indonesia
20 Oktober : Hari Osteoporosis Sedunia (Internasional)
24 Oktober : Hari Dokter Indonesia
24 Oktober : Hari Perserikatan Bangsa-bangsa (Internasional)
27 Oktober : Hari Penerbangan Nasional
27 Oktober : Hari Listrik Nasional
28 Oktober : Hari Sumpah Pemuda
30 Oktober : Hari Keuangan

05 November : Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
10 November : Hari Ganefo
10 November : Hari Pahlawan
11 November : Hari Bangunan Indonesia
12 November : Hari Kesehatan Nasional
12 November : Hari Ayah Nasional
14 November : Hari Brigade Mobil (BRIMOB)
14 November : Hari Diabetes Sedunia (Internasional)
20 November : Hari Anak (Internasional)
21 November : Hari Pohon (Internasional)
21 November : Hari Televisi Sedunia (Internasional)
22 November : Hari Perhubungan Darat Nasional
25 November : Hari Guru (PGRI)
28 November : Hari Menanam Pohon Indonesia
29 November : Hari KORPRI (Korps Pegawai RI)

01 Desember : Hari Artileri
01 Desember : Hari AIDS Sedunia (Internasional)
03 Desember : Hari Penyandang Cacat (Internasional)
07 Desember :  Hari Penerbangan Sipil (Internasional)
09 Desember : Hari Armada Republik Indonesia
09 Desember : Hari Anti Korupsi Sedunia
10 Desember : Hari Hak Asasi Manusia
12 Desember : Hari Transmigrasi
13 Desember : Hari Nusantara
15 Desember : Hari Juang Kartika TNI-AD (Hari Infanteri)
19 Desember : Hari Bela Negara
20 Desember : Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional
22 Desember : Hari Ibu Nasional
22 Desember : Hari Sosial
25 Desember : Hari Natal

Daftar Hari Besar Nasional (Mei-Agustus)

01 Mei : Hari Buruh Sedunia (Internasional)
01 Mei : Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat
02 Mei : Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)
05 Mei : Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)
05 Mei : Hari Bidan (Internasional)
17 Mei : Hari Buku Nasional
20 Mei : Hari Kebangkitan Nasional
21 Mei : Hari Peringatan Reformasi
29 Mei : Hari Keluarga
31 Mei : Hari Tanpa Tembakau Sedunia (Internasional)

01 Juni : Hari Lahir Pancasila
01 Juni : Hari Anak-anak Sedunia (Internasional)
03 Juni : Hari Pasar Modal Indonesia
05 Juni : Hari Lingkungan Hidup Sedunia (Internasional)
08 Juni : Hari Laut Sedunia
21 Juni : Hari Krida Pertanian
24 Juni : Hari Bidan Nasional
26 Juni : Hari Anti Narkoba Sedunia (Internasional)
29 Juni : Hari Keluarga Berencana (KB)

01 Juli : Hari Bhayangkara
05 Juli : Hari Bank Indonesia
09 Juli : Hari Satelit Palapa
12 Juli : Hari Koperasi Indonesia
17 Juli : Hari Keadilan (Internasional)
22 Juli : Hari Kejaksaan
23 Juli : Hari Anak Nasional
29 Juli : Hari Bhakti TNI Angkatan Udara

01 Agustus : Hari ASI Sedunia (Internasional)
05 Agustus : Hari Dharma Wanita Nasional
08 Agustus : Hari Ulang Tahun ASEAN
09 Agustus : Hari Masyarakat Adat (Internasional)
10 Agustus : Hari Veteran Nasional
10 Agustus : Hari Kebangkitan Teknologi Nasional
12 Agustus : Hari Remaja (Internasional)
14 Agustus : Hari Pramuka (Praja Muda Karana)
17 Agustus : Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
18 Agustus : Hari Konstitusi Republik Indonesia
19 Agustus : Hari Departemen Luar Negeri Indonesia
21 Agustus : Hari Maritim Nasional

Daftar Hari Besar Nasional (Januari-April)

01 Januari : Hari Tahun Baru Masehi (Internasional)
03 Januari : Hari Departemen Agama
05 Januari : Hari Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL)
10 Januari : Hari Gerakan Satu Juta Pohon (Internasional)
10 Januari : Hari Tritura
15 Januari : Hari Darma Samudra
25 Januari : Hari Gizi Dan Makanan
25 Januari : Hari Kusta (Internasional)

02 Februari : Hari Lahan Basah Sedunia (Internasional)
04 Februari : Hari Kanker Dunia (Internasional)
05 Februari : Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi (Zeven Provinciƫn)
09 Februari : Hari Pers Nasional (HPN)
09 Februari : Hari Kavaleri
14 Februari : Hari Peringatan Pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA)
22 Februari : Hari Istiqlal
28 Februari : Hari Gizi Nasional Indonesia

01 Maret : Hari Peringatan Peristiwa Serangan Umum di Yogyakarta
01 Maret : Hari Kehakiman Nasional
06 Maret : Hari KOSTRAD (Komando Strategis Angkatan Darat)
08 Maret : Hari Perempuan (Internasional)
09 Maret : Hari Musik Nasional
10 Maret : Hari Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI)
11 Maret : Hari Surat Perintah 11 Maret (Supersemar)
15 Maret : Hari Hak Konsumen Sedunia (Internasional)
17 Maret : Hari Perawat Nasional
18 Maret : Hari Arsitektur Indonesia
20 Maret : Hari Dongeng Sedunia (Internasional)
21 Maret : Hari Puisi Sedunia (Internasional)
21 Maret : Hari Down Syndrome (Internasional)
21 Maret : Hari Hutan Sedunia (Internasional)
22 Maret : Hari Air Sedunia (Internasional)
23 Maret : Hari Meteorologi Sedunia (Internasional)
24 Maret : Hari Peringatan Bandung Lautan Api
24 Maret : Hari Tuberkulosis Sedunia (Internasional)
30 Maret : Hari Film Indonesia

01 April : Hari Bank Dunia (Internasional)
02 April : Hari Peduli Autisme Sedunia (Internasional)
02 April : Hari Buku Anak Sedunia (Internasional)
06 April : Hari Nelayan Indonesia
07 April : Hari Kesehatan (Internasional)
09 April : Hari TNI Angkatan Udara (TNI AU)
16 April : Hari KOPASSUS (Komando Pasukan Khusus)
17 April : Hari Hemophilia Sedunia (Internasional)
18 April : Hari Peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA)
19 April : Hari Pertahanan Sipil (HANSIP)
20 April : Hari Konsumen Nasional
21 April : Hari Kartini
22 April : Hari Bumi (Internasional)
23 April : Hari Buku Sedunia (Internasional)
24 April : Hari Angkutan Nasional
24 April : Hari Solidaritas Asia-Afrika
25 April : Hari Malaria Sedunia (Internasional)
26 April : Hari Kekayaan Intelektual Sedunia (Internasional)
27 April : Hari Pemasyarakatan Indonesia
28 April : Hari Puisi Nasional
28 April : Hari Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Internasional)
29 April : Hari Tari (Internasional)

Senin, 11 September 2017

Sastrawan Lumbung Puisi

Lumbung Pusi 

Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia adalah sebuah lembaga Dokumentasi sastra karya modern sastrawan Indonesia yang didirikan atas prakarsa Agus Warsono (Rg Bagus Warsono), Nurochman Sudibyo YS dan Dyah Setyawati pada 1 Januari 2013 di Indramayu Jawa Barat, dengan kurator sastra Agus Warsono yang bertujuan untuk mendokumentasikan karya sastra terkini yang terus berkembang dengan menerbitkan buku sastra puisi [1][2]. Alamat lebaga ini di Jl. Alamanda Merah No. 6 Perumahan Citra Dharma Ayu kelurahan Margadadi kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu Jawa Barat.

Kegiatan Lumbung puisi pertama mulai mendokumentasikan karya-karya sastrawan Indonesia pada tahun 2013 dengan mendokumentasikan puisi dalam antologi bersama Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid Pertama bertema Bhinneka Tunggal Ika dengan kata pengantar Rg Bagus Warsono diikuti oleh 30 penyair Indonesia. Pada tahun 2014 mendokumentasikan puisi penyair Indonesia dalam antologi bersama Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid II bertema Kampung Halaman diikuti oleh 81 penyair Indonesia, penerbit Sibuku Media[3]. Pada tahun 2015 mendokumentasikan puisi sastrawan Indonesia dalam antologi bersama Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid III bertema Perempuan Desa diikuti oleh 75 penyair Indonesia, penerbit Sibuku Media[4]. Pada tahun 2016 mendokumentasikan puisi sastrawan Indonesia dalam antologi bersama Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid IV bertema Margasatwa Indonesia dengan kata pengantar Hasan Bisri BFC diikuti oleh 57 penyair Indonesia penerbit, Sibuku Media[5]. Pada tahun 2017 mendokumentasikan puisi sastrwan Indonesia dalam antologi bersama Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid V bertema Sex (Rasa Sejati) dengan kata Pengantar Sosiawan Leak, diikuti 53 penyair Indonesia, penerbit Penebar Media Pustaka[6][7][8]. Pada tahun 2017 juga mendokumentasikan Edisi Khusus berjudul Tadarus Puisi dan Edisi Spesial Kita Dijajah Lagi.Nama-nama penyair Lumbung Pusi Sastrawan Indonesia sebagai berikut:

Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid I

1.Abdul Wahid,

2.Ali Syamsudin Ars,

3.Aloeth Pathi ,

4.Andrian Eka Saputra ,

5.CecepNurbani ,

6.Dimas Indiana Senja

7.Dwi Klik Santosa,

8.Eddie MNS Soemanto,

9.eL Trip Umiuki,

10.Fahmi Wahid,

11.Fasha Imani Febrianty,

12.Fitrah Anugerah ,

13.Gampang Prawoto,

14.Iwan Kusmiadi,

15.Julia Hartini,

16.Mohamad Amrin.

17.Moh. Ghufron Cholid ,

18.Muhammad Hafeedz Amar Riskha,

19.Nieranita,

20.Novy Noorhayati Syahfida ,

21.Puji Astuti,

22.Rezqie Muhammad AlFajar Atmanegara,

23.Ridwan Ch. Madris ,

24.Roni Nugraha Syafroni ,

25.Soekoso DM,

26.Sokanindya Pratiwi Wening,

27.Sus S. Hardjono, 28.Syarif hidayatullah,

29.Wadie Maharief,

30. Wardjito Soeharso


Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid II

001. Abdul Wahid (Karanganyar)

002.Ali Syamsudin Arsi (Banjarbaru)

003.Alra Ramadhan (Kulonprogo)

004.Alya Salaisha-Sinta (Cikarang Kab. Bekasi))

005. Aloeth Pathi (Pati)

006. Anita Riyani (Tanah Bumbu, Kalsel)

007.Andrian Eksa (Boyolali)

008 .Anung Ageng Prihantoko (Cilacap)

009. Aulia Nur Inayah (Tegal)

010 . Bambang Widiatmoko (Jakarta)

011. Badruz Zaman (Sumenep)

012.Budhi Setyawan (Bekasi)

013.Devi yulianti wafiah(Paseh)

014.Dewa Putu Sahadewa (Kupang)

015. Dhito Nur Ahmad( Makasar)

016.Dhinar Nadi Dewii (Sukoharjo)

017. Diah Natalia (Jakarta)

018.Diah Budiana (Serang)

019.Dian Rusdiana (Bekasi)

020.Dianie Apnialis M (Bandung)

021.Djemi Tomuka (Manado)

022.Devi yulianti wafiah(Paseh)

023.Dwi Rezki Hardianto Putra Rustan (Maros)

024.Elvis Regen (Palembang)

025. Ekohm Abiyasa (Karanganyar)

026. Esti Ismawati (Klaten)

027. En Kurliadi Nf (Sumenep)

028.Fatmawati Liliasari (Takalar)

029.Fasha Imani Febriyanti (Bandung)

030.Fitrah Anugerah (Bekasi)

031.Fitrah Rahim. (Maros)

032. Gampang Prawoto (Bojonegoro)

032. Gampang Prawoto (Bojonegoro)

033.Ghufron Cholid (Sampang)

034.Hasan Bisri BFC (Bogor)

035. Hidayatul Hasanah (Trenggalek)

036.Imam Eka Puji Al-Ghazali (Batuputih)

037. I Putu Wahya Santosa (Bulelelng)

038.Iska Wolandari (Ogan Komering Ilir)

039.Jack Efendi (Bekasi)

040.Julia Hartini (Bandung)

041.Lucky Purwantini(Bekasi)

042.Lukni Maulana

043.M. Amin Mustika Muda (Barito Kuala,Kalsel)

044.M. Ardi Kurniawan(Jogyakarta)

045.Malisa Ladini (Semarang)

046.Ma'sum (Sumenep)

047.Muchlis darma Putra (Banyuwangi)

048.Novia Nurhayati (Bogor)

049.Nurul Hidayah (Banjarmasin)

050.Nyi Mas Rd Ade Titin Saskia Darmawan (Denpasar)

051.Niam At-Majha (Pati)

052.Novi Ageng Rizqy Amalia (Trenggalek)

053.Nur Lathifah Khoerun Nisa (Cilacap)

054.Nastain Achmad (Tuban)

055.Nila Hapsari (Bekasi)

056.Pradita nurmalia (Surakarta)

057. Roni Nugraha Syafroni (Cimahi)

058. Rachmat Juliaini (Makasar)

059.Rachmad Basuni

060. Refa Kris Dwi Samanta (Purwokerto)

061.Seruni Unie (Solo)

062.Syarif hidayatullah (Banjarmasin)

063. Sofyan RH. Zaid (Bekasi)

064.Sokanindya Pratiwi Wening (Medan)

065.Sugi Hartono (Batanghari)

066.Suyitno Ethex (Mojokerto)

067. Sindi Violinda(Medan)

068. Tuti Anggraeni (Bekasi)

069.Thomas haryanto soekiran (Purworejo)

070.Vera Mutiarasani (Karawang)

071.Wadie Maharief (Jogyakarta)

072.Wayan Jengki Sunarta (Bali)

073. Wintala Achmad (Cilacap)

074.Wong agung utomo (Bekasi)

075. Wulandari ( Nawang Wulan)

076. Yusti Aprilina (Bengkulu Utara)

077.Zen AR

087. Diana Roosetindaro (Surakarta)

079.Ardi Susanti (Tulungagung)

080. Lailatul Kiptiyah (Mataram)

081. Munadi Oke


Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid III

001. Roni Nugraha Syafroni. (Kota Cimahi )

002. I Putu Wahya Santosa (Kab.Buleleng)

003. Julia Hartini,( Bandung )

004. Ahmad Samuel Jogawi (Pekalongan).

005. Devi Yulianti Wafiah , (kab Bandung )

006. Ayu kusuma dewi,(Maumere,NTT)

007. Ali Syamsudin Arsi (Banjarbaru)

008. Ari Susanto,(Kebumen)

009. Osratus Sutarso (Sorong, Papua)

010. En Kurliadi Nf (Bekasi)

011. Sumrahadi (Munadi Oke)(Pesisir Selatan,Sumbar)

012. Hasan Maulana A.G (Subang)

013. Novia Rika Perwitasari. (Jakarta)

014. Budhi Setyawan, (Bekasi)

015. Ferry Willi Riawan (Surabaya)

016. Syarif hidayatullah, (Banjarmasin)

017. Fience Mokoginta,(Kotamobagu)

018. Anggi Putri, (Surabaya)

019. Niken Kinanti, (Pati)

020. Imam Khanafi, (Kudus)

021. Panji Subrata, (Pati)

022. Gampang Prawoto (Bojonegoro)

023. Nazri Z. Syah,(Aceh)

024. Akhmad Nurhadi Moekri (Sumenep)

025. BJ Aroki. (Pontianak)

026. Arif Rahman Hakim (Padang)

027. Aditya D. Sugiarso (Demak)

028. Ach.Shobirn ( Pontianak)

029. Taty Toeryanti Noer,

030. Aloeth Pathi, (Pati)

031. Kurnia Fajar (Wonogiri)

032. Alek Brawijaya (Teluk Kijing Sumatra Selatan)

033. Nuraini (Surakarta)

034. Alias, (Kendari)

035. Sofyan RH. Zaid (Sumenep)

036. Ukrowiyah (Kediri)

037. Markhatul Hamidah (Tangerang Selatan)

038. Syarifuddin Arifin (Padang)

039. Norool Fahriyah, (Pulang Pisau, Kalteng)

040. Dasuki Kosim (Indramayu)

041. Ayuning Tyas Muji Rahayu (Gresik)

042. Wahyu Hidayat( Banyuwangi)

043. Fitry Nurul Hanie (Medan)

044. Ni Made Rai Sri Artini (Kab Badung ,Bali)

045. Selendang Sulaiman (Badung Bali)

046. Yose Rizal Triarto (Cirebon)

047. Muakrim M Noer Soulisa (Maluku Tengah)

048. Sokanindya Pratiwi Wening (Aceh Utara)

049. Hasan Bisri BFC (Bogor)

050. Samuel Jogawi (Pekalongan)

051. Wadie Maharief (Yogyakarta)

052. Herlina Priyambodo (Jakarta)

053. Eddie MNS Soemanto (Padang)

054. Irawati (Pidie)

055. Dewa Sahadewa (Kupang)

056. Saifa Abidillah (Bantul)

057. Darman D. Hoeri (Malang)

058. Soekoso DM (Purworejo)

059. Joni Affandi (Cirebon)

060. Nurjanah Nasution (Medan)

061. Buana K.S (Sidoarjo Jawa Timur)

062. A. Rosidi (Sumenep)

063. Abu Ma’mur MF(sumenep)

064. Ikvan Hadi Prasetyo (Surabaya)

065. Alif Raung Firdaus (Jember)

066. Hartina Samosir (denpasar)

067. Edi Purwanto(Lampung Selatan)

068. Andre Wijaya (Binjai Sumatera Utara)

069. Tara Kartika Soenarto (Surakarta)

070. Imamah Fikriyati Azizah (Klaten)

071. Seruni Unie (Solo)

072. Tri Okta Argarini (Kediri)

073. Elvandarisa Astandi (Malang)

074. Purwanto (Surakarta)

075. Shonhaji (Sidoarjo )


Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid IV

1.Abu Ma’mur MF (Brebes)

2.Agustav Triono (Purbalingga)

3.Alveng Subrata(Surabaya)

4.Amrin Moha (Cirebon)

5.[[Anggoro Suprapto]](Semarang)

6.Anjrah Lelono Broto(Jombang/Mojokerto)

7.Arif Khilwa (pati)

8.Ari Witanto (Bekasi)

9.Arwinto Syamsunu Ajie(Kebumen)

10.Arya Setra (Jakarta Utara)

11.[[Bambang Widiatmoko]](Jakarta)

12. Damar Angara (Demak)

13.Dedy Tri Riyadi (Tangerang)

14.Denting Kemuning(Surabaya)

15.Denis Hilmawati (Bekasi )

16.Dharmadi, DP (Purwokerto)

17.Daviatul Umam (Sumenep)

18.Eka Rs (Tasikmalaya)

19.Ersa Sasmita(Jakarta)

20.Eno El Fadjeri (Jakarta Barat)

21.Eri Sofratmin (Muara Bungo Jambi))

22.Faiz Saf'ani(Tegal)

23.Fitrah Anugerah(Bekasi)

24.H. Shobir Poer (Tangerang)

25.Hadi sastra(Tangerang)

26.Harmany (Pamekasan)

27.Hasan Maulana A. G( Serawak Malaysia)

28.Heru Mugiarso(Semarang)

29.Jen Kelana(Muara Angin Jambi)

30.Kurniawan Yunianto(Semarang)

31.Little Lite (Muara Bungo, Jambi)

32.Mike Dwi Setiawati(Cirebon)

33.Mohamad Firdaus (Banyumas)

34.Muakrim M Noer Soulisa (Maluku Tengah)

35.Mukti Sutarman Espe (Kudus)

36.Nanang Suryadi (Malang)

37.Navys Ahmad(Tangerang)

38.Ni Made Rai Sri Artini (Denpasar)

39.Novia Rika (Jakarta)

40.Rachmad Basuni (Solo)

41.Refa Kris Dwi Samanta (Banyumas)

42.Rere Desvada (Bandung)

43.Riswo Mulyadi (Banyumas)

44.Rg Bagus Warsono(Indramayu)

45.Sami’an Adib (Jember)

46.Shon Sweet's(Sidoarjo)

47.Sumrahhadi (Munadi Oke)(Jakarta)

48.Sri Subekti Handayani (Bandung)

49.Supi El-Bala (Tangerang)

50.Suyitno Ethex (Mojokerto)

51.Tajuddin Noor Ganie (Banjarmasin)

52.Thomas haryanto soekiran(Purworejo)

53.W Haryanto(Blitar)

54.Wadie Maharief (Jogyakarta)

55.Wahyudi Abdurrahman Zaenal (Ketapang Kalbar)

56.Wans Sabang(Jakarta)

57.Yuyun Ambarwanto(Wonogiri)


Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia Jilid V

1. Aang A.K (Jakarta)

2. Abu Ma’mur MF (Brebes)

3. Ade Sri Hayati (Indramayu)

4. Andi Surya (Bogor)

5. Agung Wig Patidusa (Semarang)

6. Agus Sighro Budiono (Bojonegoro)

7. Agustav Triono (Banyumas)

8. Af Dhal, Heran (Muara Bungo, Jambi)

9. Anggoro Suprapto ( Semarang)

10. Artvelo Sugiarto (Semarang)

11. Arya Setra (Jakarta)

12. Asep Dani (Cianjur)

13. Bayu Aji Anwari (Semarang)

14. Dasuki Kosim (Indramayu)

15. Djemi Tomuka(Manado)

16. Eddy Pramduane (Jakarta)

17. Eko Saputra Poceratu (Ambon)

18. Eri Syifratmin (Muara Bungo)

19. Gampang Prawoto (Bojonegoro)

20. Harmany (Pamekasan)

21. Hasan Maulana A. G (Subang)

22. Marthen Luther Reasoa, (Ambon Maluku)

23. Mohamad Amrin/Amrin Moha (Cirebon)

24. Mohamad Iskandar (Demak)

25. Muhammad Daffa, (Banjarbaru)

26.Muhammad Lefand (Jember)

27. Muakrim M Noer ( P Buru)

28. Munadi Oke (Pesisir Selatan Sumatera Barat)

29. Najibul Mahbub (Pekalongan)

30. Ni Made Rai Sri Artini (Denpasar)

31. Novia Rika (Jakarta)

32. Nunung Noor El Niel (Denpasar, Bali)

33. Nur Komar (Jepara)

34. Osratus (Sorong)

35. Rahmat Basuni (Solo)

36. Riswo Mulyadi (Banyumas)

37. Salimi Ahmad (Jakarta)

38. Sami’an Adib (Jember)

39. Sapin (Majalengka)

40. Senandung Pusara/Eka Rs (Tasikmalaya)

41. Shonhaji Muhammad (Sidoarjo)

42. Slamet Unggul (Semarang)

43. Sokanindya Pratiwi Wening (Aceh)

44. Suhaeli (Indramayu)

45. Supi El-Bala (Tangerang)

46. Syahriannur Khaidir (Sampang)

47. Syarif hidayatullah (Banjarmasin)

48. Thomas Haryanto Soekiran (Purworejo)

49. Tosa Poetra (Trenggalek)

50. Wadhie Maharief (Jogyakarta)

51. Wardjito Soeharso (Semarang)

52. Winar Ramelan (Denpasar Bali )

53. Zaeni Boli (Bekasi)

Kamis, 07 September 2017

Tentang Sekolah Penyair

1.Sekolah Penyair pun akhirnya berujung pd karya. Yg sudah berkarya adalah penyair
2.Mhs Sekolah Penyair yg sudah berkaya berarti sudah lulus sebagai penyair.
3.Mhs Sekolah Penyair yg sudah menjadi penyair adalah penyair yg memahami belajar sepanjang hayat.
4. Yang memahami belajar sepanjang hayat berarti hidup dan kehidupannya adalah suatu pembelajaran bagi dirinya.
5..Orang yang menghayati kehidupan dirinya berarti telah menemukan jati diri.
6. Penyair yang sesungguhnya adalah penyair yang memahami jati diri.
Demikian wacana Sekolah Penyair ditutup dengan dan setelah mengikuti serta membaca ini berarti telah faham akan makna penyair, ini berarti Anda tidak perlu menjadi mahasiswa Sekolah Penyair karena Anda adalah Penyair yg sesungguhnya.
Semoga melalui pencerahan ini kita semua menjadi memahami makna 'belajar sepanjang hayat bagi kita semua .
Salam .
Rg Bagus Warsono.7-9-17

Kurikulum Sekolah Penyair

Kurikulum sekolah penyair tidak dari pemahaman bahasa Indonesia tetapi mulai dari :
1. Estetika
2. Logika
3. Tafsir Puisi.
4. Mimpi
5.prasasti
6.publikasi
Silahkan yg menghendaki menjadi dosen gratis untuk menyumbangkan tulisan yang akan dijadikan modul pembelajaran.

Murid-muridku Akan Menjadi Penyair Sesungguhnya

Tentu aku tidak seperti Bung Karno dengan 10 pemuda sanggup mengguncangkan dunia. Murid2ku yg mau belajar sastra untuk menjadi penyair akan menjadi penyair sesungguhnya yg akan dapat membawa diri dalam cita-cita mereka. Tidak muluk2 mereka akan menjadi penyair yg terhormat di Tanah Air ini.