Laman

Jumat, 28 April 2017

Karangan Bunga untuk Ahok


Karangan Bunga untuk Ahok

Rg Bagus Warsono.

Karangan Bunga untukmu
penginspirasi kerja
penginspirasi manusia Indonesia jujur
yang menyadari kurang kesempurnaan
Karangan Bunga untukmu
Sebagai tanda untuk tidak berhenti
Kerja baik di negeri ini
Yang menyadari kealfaan
Karangan Bunga untukmu
sebagai tanda simpati kami-kami
yang mencintai Indonesia.
yang menghargai jiwa bangsa

Bacalah Karangan bungaku
yang ditulis warna warni
kebebasan dirimu
dari warna-warni kemerdekaan negeri.
Bacalah Karangan bungaku
dengan bunga warna-warni pula
untuk terima kasihku padamu
yang tlah berani memberi warna pada banhgsa Ini

Indramayu, 25 Januari 2017

Penghargaan Sastra, Anugerah Sastra, Tanda Kehormatan sastra, atau sejenisnya.

Kehormatan sastra, atau sejenisnya.
Para penulis/penyair muda jangan merasa memandang mereka yang mendapatkan adalah sesuatu yang luarbiasa di zaman modern ini . Apapun bentuknya adalah apresiasi masyarakat terhadap sastrawan dan karyanya. Sebab penghargaan adalah evaluasi masyarakat terhadap sastrawan dan karyanya dari berbagai sudut pandang dengan pola penilaian tertentu serta kuatan eksekusi subyektif dan obyektif dari karya atau penulisnya itu.

 Demikian terhadap evaluasi yang berujung kepada pemberian penghargaan, penobatan, penerimaan anugerah sastra sebetulnya diambil dari nilai-nilai sensoris yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa. Sebuah penilaian estetika terhadap karya juga penulisnya pada waktu tertentu di masa itu. Estetika sendiri adalah salah satu cabang filsafat yang membahas keindahan; yang sebetulnya memerlukan kajian banding terhadap objek lain sehingga terkesan tersendiri.

 Ketika anugerah sastra, tanda jasa,tanda kehormatan, tanda penghargaan dsb. diberikan dengan penilaian yang terdiri dari beberapa orang dengan methoda yang baik dan beberapa teknik penilaian yang berfariasi tetapi tanpa promosi dan publikasi yang besar maka tidak ada gaungnya di masyarakat. Sebaliknya penyelenggaraan penganugeraaan sastra yang hanya dilakukan seseorang dan sangat evesien kerja (karena penilaiannya hanya menggunakan rasa) akan tetapi gaungnya dapat dirasakan secara nasional bahkan mendunia dikarenakan dukungan permodalan dan fasilitas yang kuat.

 Oleh karena pola penilaian tertentu serta kuatan eksekusi subyektif dan obyektif dari tim penilai pada karya atau penulisnya itu itu menjadikan rawan polemik sehingga bukan tidak mungkin pemberian penghargaan, pemberian anugerah sastra atau pemberian tanda kehormatan sastra dan sejenisnya hanya dianggap 'guyonan semata .

 Apapun betuknya adalah pemberian apresiasi.
Jadi pada hakekatnya sebetulnya pemberian anugerah, penghargaan, tanda jasa, tanda kehormatan adalah pemberian apresiasi terhadap karya dan penciptanya atas penilaian seseorang atau lebih sekecil apa pun yang patut dihargai sebagai bentuk-bentuk penyemangat kehidupan sastra Indonesia .

Kamis, 27 April 2017

Ayo Kita Galakan Antologi masuk Sekolah dan Madrasah !

 Ayo Kita Galakan Antologi masuk Sekolah dan Madrasah !
Di musim literasi digalakan di sekolah ini, karyaku yang paling banyak diminta/dipesan oleh sekolah adalah cerita-anak-anak bahkan harganya ada yang sampai dua kali lipat dari harga jual oleh penerbit asal dikirim segera. Bahkan ada yang mau membayar lebih jika kau mau hadir membacakan buku ceritaku.

 Di musim literasi di sekolah digalakan ini, buku puisi jarang disentuh siswa.Dan puisi sangat baik dibaca siswa karena banyak positifnya bagi penguatan karakter.

Di pihak sekolah pembelian buku sepertinya harus pada aturan dan prosedur yang menyulitkan tidak saja oleh Kepala Sekolah tetapi juga bagi penerbit buku yang akan menjual buku. Lebih celaka lagi terhadap buku sastra yang tidak tercantum dalam buku pembelajaran siswa. akhirnya buku sastra tak dapat masuk di wilayah guru. Jadi mengharap Pak Kadis untuk dapat  bebaskan sekolah membeli buku2 untuk pengembangan literasi di sekolah.
Di lingkungan sekolah puisi pun mdenjadi hioasan dan seni siswa biasa padahal puisi menyimpan banyak arti . Sebab Guru tidak bisa membaca maksud sebuah puisi adalah guru yang kurang siraman sastra.
Jika program Antologi dan penyair masuk sekolah dilaksanakan maka para penyair 'papan atas akan ketakutan karena ditingkat grass roots mereka tidak dikenal !

separuh rejeki penyair itu dari kepribadian.

Selamat pagi Sahabat muda, karya indahmu mengisi berbagai grup, sedap dipandang, merajai berandanya, tetapi ini belum cukup untuk menjadi yang diharapkan, karena facebook adalah satu dari puluhan situs ternama di dunia maya. Lebih dari itu di dunia nyata kita dihadapkan pada situasi yang berbeda. Jadi, demikian sangat jauh di sebrang lautan perjalananmu itu.

 Meski kecil Lumbung Puisi-mu memberikan harap, dalam pertarungan itu. Karena kecilnya, kita telah berada di tengah lautan biru terbawa arus dan di puncak gunung terbang bersama angin dan tampak benderanya terlihat dari jauh. Adalah solusi mengantar perjalanan itu.

 Kita masih sama2 makan untuk berpuisi bukan puisi untuk makan. Aku hanya memberi kecil wadah penyaluran hasrat.Sedari kecil aku tak pernah berfikir seperti Rendra terserah apa jadinya nanti yang penting terus menulis.

 Sebetulnya jika ada penyair muda ngaku hebat dan ter...segala macam, itu sama seperti yang aku alami tahun 85 ketika karyaku dimuat di koran, aku mengaku hebat kala itu, toh sekarang sampai seusia tua ini aku tak menjadi apa-apa.

 Sedikit membuka tabir, agar sahabat mudaku menjadi penyair tulen : Sebetulnya separuh rejeki penyair itu dari kepribadian.

Senggama Penyair.

Senggama Penyair.
Biarkan istrimu pergi dengan bedak tebal berwarna dan rambut ala artis sinetron
ke kota lalu aku pejamkan mata di kamar sendiri,
lamunkan hayal bersama bidadari yang hanya selembar kain sutera membalut tubuh bening
ia memberi senyum aku membalas senyum
ia memberi isyarat aku mendekat
ia memegang pinggangku
hasrat menyala membangunkan urat-urat cinta
kau sibakkan kain suteramu,
mengalungkan pada leherku aku mendekap bidadari mencium kening mesra,
melumat semua bidang wajuhmu
lalu kau menuntun diperaduan malam surga petiduran pintu kamar pun lalu terbuka,
bidadari susut pandang mata terbuka istri datang ,
segera matikan lampu kamar agar bidadari tak berganti bayang
kini bidadarimu dalam gelap menggerayang.
(rg bagus warsono,13-1-17)

Geliat Penyair Daerah , oleh Rg Bagus Warsono

Sudah terlihat penyair 'papan atas itu membuat sensasi agar menjadi perhatian 'sebuah management konflik agar menguntungkan dirinya, penyair di daerah tak usah kepencut ikut menanggapi tulisan sensasi itu, sebetulnya itu adalah kemenangan kita karena sebetulnya mereka ketakutan ditingkat grass roots mereka tidak dikenal sama sekali.

Berbagai kekhawatiran mereka karena perkembangan di masyarakat dan juga masyarakat sastra yang beralih pandangan sejak informasi global menjadi bagian kehidupan masyarakat Indonesia. Kini sudah banyak terlihat di berbagai lomba baca puisi di banyak daerah telah menempatkan karya-karya penyair daerah sebagai puisi wajib atau atau puisi pilihan dalam lomba itu. Itu bagus sekali sebagai penanaman untuk penumbuhan idola oleh generasi muda/ pelajar bagi penyair daerah.

 Penyair besar Emha Ainun Nadjib saja slalu bersama masyarakat dan terkadang menolak untuk dipanggil di kalangan elit, ia tetap menjaga untuk memelihara kedekatan dengan masyarakat bawah/kecil.Begitu pula Dalang Entus Susmono meski sudah menjadi Bupati disempatkan untuk slalu dekat dengan rakyat dengan penampilan barunya Wayang Santri yang di gelar di berbagai daerah tanpa mengharap imbalan.

 Dan penulis juga menaruh hormat kepada panitia event sastra jika mengundang penyair lokal sebagai pembicara atau bintang tamu, itu berarti telah menghargai kearifan lokal dan telah memandang bahwa di zaman ini, di zaman informasi global ini, orang pintar sudah banyak yang berada di daerah.Bahkan beberapa mahasiswa berbagai universitas kini telah banyak menyoroti karya penyair-penyair lokal/daerah sebagai bahan penelitian dan seminar.

 Sebagai seorang penulis aku sendiri merasa kagum dengan karya-karya penyair yang dekat dengan masyarakat seperti karya Aloysius Slamet Widodo yang slalu bikin mesem, karya Handrawan Nadesul yang menghanyutkan hati, juga karya-karya mereka yang muda-muda seperti karya Sofyan RH Zaid yang menyirami kalbu, Ali Arsy yang memotret kenyataan, Eri Syofratmin yang maknanya tersembunyi, Ersa Sasmita yang lugas , Marlin Dinamikanto slalu muncul tema baru, Zaeni Boli yang pendek-pendek dan menusuk , juga karya-karya sahabat lain juga banyak yang sangat bagus.

 Seperti penyair Sutarso juga telah memiliki khas yang tidak dimiliki orang lain. Ia slalu menempatkan kata "protes" dalam puisinya sebuah kata yang mula dianggap lucu padahal bentuk penyampaian khas yang akan menjadi ciri yang menguntungkan penyairnya. Juga ada pada penyair-penyair lain.
Indramayu, 26-4-2017