Celoteh Pipit
Membangunkan dari tidur
dahului sinarmu
merusak musik kesayangan
menghisap embun
merontokan tangakai-tangkai harapan
hingga kami tega menarik pelatuk
menjerit sayap perkosa kebebasan
dan kini tak terdengar lagi
celoteh pipit mengisi angin
menghias cakrawala.
Agus Warsono, Indramayu, 19 Maret 1994
