Jika ada puisi sepanjang dua halaman lebih kenapa tak dibuat cerpen atau novel saja? Bukankah setiap baitnya mengandung arti dan mengait dengan bait lainnya? atau memang karena tumpahan pikirian itu harus dituangkan sehingga semua ditulis walau bait-bait itu banyaj yang sama arti dan maksud.
Tentu tidak semua disama-ratakan (dalam maksud statusku ini) bait bagiku mewakili maksud dengan rangkaian bait lain (apabila puisi itu berbait-bait) sehingga menjadi satu buntalan puisi. Jika itu terdapat kesamaan maksud atau arti yang dikandung dalam beberapa bait dalam satu puisi ini berarti hanyalah menghantarkan maksud puisi dengan warna-warna indah. Kelemahannya pada porsi pembaca. Apresiasi terkadang salah maksud.
Tentu tidak semua disama-ratakan (dalam maksud statusku ini) bait bagiku mewakili maksud dengan rangkaian bait lain (apabila puisi itu berbait-bait) sehingga menjadi satu buntalan puisi. Jika itu terdapat kesamaan maksud atau arti yang dikandung dalam beberapa bait dalam satu puisi ini berarti hanyalah menghantarkan maksud puisi dengan warna-warna indah. Kelemahannya pada porsi pembaca. Apresiasi terkadang salah maksud.