Laman

Selasa, 18 Juni 2019

Singgih Hadi Mintardja (SH Mintardja)

Hampir tidak ada pengarang seperi Singgih Hadi Mintardja (SH Mintardja) begitu piawai merangkai sebuah episod satu peristiwa menjadi satu jilid buku dengan tebal 120 halaman. Dan lenih heran lagi penulis ini ia tidak tahu setebal apa dan sebanyak berapa jilid buku Api di Bukit Menoreh karena penerbitannya mipil ketika menulis satu jilid kemudian diterbitkan begitu seterusnya. sehingga ia sendiri tak tahu kapan berakhir buku yang dikarangnya itu.



Singgih Hadi Mintardha (SH Mintardja) hidup murni dari mengarang buku. Zaman sekarang jarang orang mencukupi hidupnya dari menulis. SH Mintardja menjadikan menulis sebagai mata pencahariannya. Karena itu ia menulis setiap hari tanpa mengenal waktu. Namun tulisannya slalu bermutu dan tidak asal-asalan. Bait baitnya berisi pikiran pokok yang runtut dan terkandung berbagai pesan seperti, sejarah, filosofi , bahkan gaya bahasa yang enak dibaca. Bukan hal yang aneh apabila setiap orang yang membaca buku ini hanyut dalam pikiran alan alur cerita yang dibacanya. Api di Bukit Menoreh begitu kaya akan pesan yang bermanfaat.