Kisah penyair terkenal yg ikut numpang mobil truk dari Jakarta-Surabaya, tak ada seorang pun yg mengenalnya padahal 8 x mampir di rumah makan, sedang sang sopir truk slalu disapa dan dikenal pemilik/pelayan rumah makan yg disinggahinya. Penyair yg dikenalkan supir truk pada setiap kali mampir sebagai sahabatnya tetap sebagai orang asing yang lebih rendah dari sang sopir. Jadi tak usah lah kita menepuk dada bahwa kita orang hebat terkenal, baru dengan sopir truk saja sudah tak ada apa apanya. Bahwa popularitas itu zaman modern pada bidangnya masing-masing (rg bagus warsono)