Bukan ngalem, biasanya penyair itu berfikir ilmiah, ia adalah
intelektual dikarenakan ilmunya dari rajin membaca baik dari otodidak
maupun pendidikan formal. Jadi Alhamdulillah tidak ada penyair yang
berfikir irasional mempercayai hal-hal yang tidak mungkin. Membungakan
uang di lembaga yang tidak jelas usahanya, menggandakan uang atau
berguru pada dukun.