Memandang Sebelah Mata
Aku pernah bertemu dengan penyair dan kritikus sastra terkenal mereka tidak memandang sebelah mata walau aku orang ndeso dan penyair ecek-ecek. Krena ia telah berfikir ilmiah. Ia membaca dulu karya seseorang, kemudian baru ia bersuara.
Sebaliknya tidak sedikit penyair yang terkenal memandang dengan sebelah mata pada seseorang (penyair) yang baru dijumpainya padahal ia belum membaca sama sekali karya orang itu
Aku pernah bertemu dengan penyair dan kritikus sastra terkenal mereka tidak memandang sebelah mata walau aku orang ndeso dan penyair ecek-ecek. Krena ia telah berfikir ilmiah. Ia membaca dulu karya seseorang, kemudian baru ia bersuara.
Sebaliknya tidak sedikit penyair yang terkenal memandang dengan sebelah mata pada seseorang (penyair) yang baru dijumpainya padahal ia belum membaca sama sekali karya orang itu