Ketika para penculik, di rumah Rengas Dengklok mendesak Soekarno -hatta untuk segera memerdekakan Indonesia di hari itu juga 16 Agustus 1945 , Bung Kano menjawab dengan memberikan penjelasannya. Dan ketika para penculik itu mendesaknya sekali lagi, maka habis kesabaran Bung Karno itu. Para pencuik itu dibentak. Maka tiadalah suara di ruang rumah kecil di Rengas Dengklok itu. Para penculik yang sebenarnya juga para pemuda pejuang pergerakan itu , termasuk pemimpinya , Chaerul saleh, diam seribu basa.