Tingkah polah figur publik (pejabat negara, artis, politikus) yang tidak memberikan rasa simpati rakyat di negara maju dianggap tidak populair oleh rakyat. Keadaan ini diamini oleh semua kalangan termasuk media, sebab publik adalah hal utama bagi kelangsungan semua aktifitas bernegara. Tokoh yang tidak populair karena tingkah polah buruk seperti itu ya di kesampingkan saja tetapi di kita masih saja ada yang membela karena tingkat berfikir ilmiah yang belum merata.
Budaya 'malu belum dimiliki kalangan figur publik (pejabat negara, artis, politikus) , di negara maju , tanggung-jawab tugas adalah reputasi diri, salah sedikit saja mereka sudah 'malu. Biasanya secara getelman bicara langsung pada publik meminta maaf dan mundur teratur. Di kita agaknya 'muka gedek' dipelihara.
Ada lagi yang lebih konyol orang yang membuat undang2 adalah orang yang pertama mematuhi undang2 yang dibuatnya itu, di kita walau aturan itu dibuat sendiri tetapi pura-pura lupa saja, mereka tidak mau aturan itu menjadi 'senjata makan tuan.
Budaya 'malu belum dimiliki kalangan figur publik (pejabat negara, artis, politikus) , di negara maju , tanggung-jawab tugas adalah reputasi diri, salah sedikit saja mereka sudah 'malu. Biasanya secara getelman bicara langsung pada publik meminta maaf dan mundur teratur. Di kita agaknya 'muka gedek' dipelihara.
Ada lagi yang lebih konyol orang yang membuat undang2 adalah orang yang pertama mematuhi undang2 yang dibuatnya itu, di kita walau aturan itu dibuat sendiri tetapi pura-pura lupa saja, mereka tidak mau aturan itu menjadi 'senjata makan tuan.