Laman

Jumat, 04 Desember 2015

Rekaman

Maksudnya merekam itu agar orang lain dapat menikmati suaranya yang merdu kalau bisa digandakan cd-nya dan dapat dibeli di supermarket.

Doeloe yang pandai merekam itu Lokananta, dan kalau sudah masuk dapur rekaman itu berarti sudah populair.

Nah kalau penyair baca puisi direkam gimana? Bagus itu. Tapi yang ngrekam jangan sendiri atau disuruh sendiri tapi inisiatif orang lain baru hebat.

Nah ada lagi , dosen ngoceh direkam mahasiswanya, itu kelakuan mahasiswa malas kuliah, nyuruh temannya ngrekam kuliahan.

Mbah Kakung, embahku dulu susah payah nyuruh cucunya ngrekam suara burung prekutut kesayangannya , cucunya berebut naruh hp di kurungan, seharian prekututnya ga bunyi bunyi, kata prekutut aku kok disuruh sms.

"Mbah Kakung kalau rekaman itu suara asli atau bukan, Mbah?"
"Bukan!"
"Kan ini suara asliku, direkam , Mbah."
"Tetep bukan, karena itu kalau diputar tetep suara rekaman"
" Hah , iya ya , Mbah".

Nah ini ada lagi,
"kalau 120 menit rekamannya panjang ya Mas?".
"Tidak, itu pedek ! , masih ada rekaman yang panjang"
"Apa itu , Mas?"
"Rekaman lagu Bengawan Solo !"
...........?
"ya ya ya , Mas , pajang ya Mas dari Solo sampai Bratas "
"ha ha ha " tertawa bareng yuuu .........

rg bagus w, 3-12-2015