Logika nya biaya peluncuran buku disponsori penerbit atau toko pemasaran buku namun penerbit/toko pemasaran buku enggan mengeluarkan dana itu. Teman om saya eks pegawai percetakan Perum Balai Pustaka pernah bercerita bahwa doeloe kalau peluncuran buku dikatakan 100.000 exemplar ya dicetak 100.000 , sekarang sudah beda 10.000 exemplar saja yang dikatakan saat peluncuran, dipesan dipercetakan cuma 500 exsemplar.