Laman

Jumat, 05 Februari 2016

"Jangan malam ini, cukup satu puisi."

"Jangan malam ini, cukup satu puisi."
Kau mulai terangsang puisiku terbuka
kau peluk puisi, aku biarkan dia mengapresiasi
kau semakin bergairah
puisiku memanas
kau puas, puisiku memberi sejuk hatimu
kau meminta halaman baru
aku tantang apa maumu.
Jangan malam ini, cukup satu puisi.