Laman

Sabtu, 05 Maret 2016

Jika pedas karena bumbu pedas, jika gurih takaran garam yang benar, jika nikmat pembaca dan pengarangnya menikmati.

Wong aku dikasih buku, ya dibaca diapresiasi.
Terserah mau dibaca judulnya saja, atau daftar isinya saja atau sampai maca sampul dalam itu ujud terima kasih. Apresiasi terhadap karya sangat utama ketimbang latar penulisnya.
Tahu tidak? Jangan dikira Chairil itu dulu itu berkecukupan malah hidup sengsara, tetapi dari otaknya itu keluar butiran butiran emas untuk masyarakat.
Siapa tahu buku yang kita apresiasi itu adalah karya yang perlu diketahui agar informasi tidak tertinggal dengan teman. Gayaku mengapresiasi 'adalah suka-suka gue yang ga pakai pakem pakeman. Kemudian bukunya didokumentasikan di 'lumbung pustakaku.
Apresiasi karya adalah bentuk penghargaan pada penulisnya. Pedas, gurih, atau nikmat tergantung 'lidah yang merasakannya. Jika pedas karena bumbu pedas, jika gurih takaran garam yang benar, jika nikmat pembaca dan pengarangnya menikmati.