Aku bukan orang partai, tetapi ada bagusnya konsep berdikari Bung Karno,
dan aku mewarisi ilmunya. Ia berangkat kuliah ke Bandung tak ada yang
membiayai, orang tuanya juga tidak mengirimi uang, padahal ukuran zaman
itu kuliah di ITB terbilang mahal. Mau tahu? Semua orang juga bisa.
Modalnya optimalkan keyakinan kemampuan kita,
Salah satu keyakinan akan kemampuan diri itu dilakukan Bung Karno ketika melamar menjadi guru agar dapat hidup di Bandung. Ia tidak mengatakan melamar jadi guru tapi ia bilang pada pemilik sekolah itu, katanya , "Aku bisa membuat sekolah ini nomor satu di Bandung asal aku dapat makan !"
Kamu kira Bu Inggit demen sama Bung Karno karena ganteng ? Bukan!
Tetapi karena Si Bung cinta kebersihan. Rumah itu harus bersih sehingga penghuninya sehat. Ia tak ingin rumah kos yang ditempatinya jorok dan kotor. Kalau hari libur meski bukan rumah sendiri ia bersihkan semuanya tampa disuruh atau malu. Dari situlah Bu Inggit merasa ada pengganti mendiang suaminya.
Salah satu keyakinan akan kemampuan diri itu dilakukan Bung Karno ketika melamar menjadi guru agar dapat hidup di Bandung. Ia tidak mengatakan melamar jadi guru tapi ia bilang pada pemilik sekolah itu, katanya , "Aku bisa membuat sekolah ini nomor satu di Bandung asal aku dapat makan !"
Kamu kira Bu Inggit demen sama Bung Karno karena ganteng ? Bukan!
Tetapi karena Si Bung cinta kebersihan. Rumah itu harus bersih sehingga penghuninya sehat. Ia tak ingin rumah kos yang ditempatinya jorok dan kotor. Kalau hari libur meski bukan rumah sendiri ia bersihkan semuanya tampa disuruh atau malu. Dari situlah Bu Inggit merasa ada pengganti mendiang suaminya.