Mereka senang apabila bangsa ini menjadi pelayan tokonya, buruh
pabriknya, jongos dirumahnya, buruh tani di perkebunannya dengan
memanggil mereka tuan-tuan dan nyonya. Lalu Si Bung menghapus semua
perusahaan asing di Indonesia agar bangsa ini tidak menghamba setelah
merdeka. Sayang tak diteruskan oleh pemerintahan RI selanjutnya.