Mereka mengharap pemerintahan Hindia Belanda tetap memerintah, karena
terlanjur menimbun uang blendong, tetapi Mentri Keuangan Kita Safrudin
Prawiranegara bukan orang bodoh ia tak mau uang blendong ditukar ORI ,
sebab kalau mau berarti kita dijajah lagi oleh Belanda secara ekonomi,
karena itu uang blendong Wihelmina menjadi tak berguna. Tuan-tuan itu
kecewa sehinga uang blendong itu menjadi poci, sendok, bokor dan alat
dapur lainnya.