Rumusnya adalah mereka suka melihat bangsa Indonesia bodoh dan miskin.
Dan terus mengupayakan agar bodoh dan miskin bangsa ini. Sebab kalau
miskin slalu membutuhkan bantuan atau menjual apa saja barang miliknya.
Mereka akhirnya bisa membeli apa saja termasuk membeli kewarganegaraan
Indonesia dengan mudahnya.