Laman

Senin, 07 September 2015

Bohong kalau perusahaan rokok terkena dampak merosotnya nilai rupiah


Kecuali jika perusahaan mau mensejajarkan gaji buruh pabrik dengan nilai dolar saat ini. Perusahaan rokok tak mesti berteriak terkena dampak merosotnya nilai rupiah terhadap dolar. Apalagi bahan baku semua ada di Indonesia dan biasanya didapat dari sekitar daerah pabrik rokok. Tembakau petani kita slalu dibohongi dengan kualitas daun bakau, padahal tembakau kita paling diminati di luar negeri. Khas aroma tembakau kita sebetulnya khas dolar amerika, tetapi slalu dimonopoli pengusaha yang tak lain adalah bangsa sendiri.
Jika perusahaan menjual produknyua untuk ekspor, justru semakin bertambahlah nilai dolar hasil penjualannya jika ditukar dengan rupiah yang kemudian sebagian dibayarkan pada para buruh rokok di pabriknya.
Sebab lain tanpa pengaruh itu adalah kemerosotan nilai rupiah saat ini tak dibarengi dengan kenaikan harga bahan bakar minyak.
Beberapa perusahaan yang pasti terkena dampak merosotnya nilai rupiah terhadap dolar adalah perusahaan tempe tahu dan produk lainnya yang mengandalkan bahan mentah dari luar negeri.