Sasaran puisi itu hati. Tetapi penyair tak membidik. Dibaca memang sasaran utama, tahap akhirnya adalah sampai hati. Jika demikian puisi adalah bahasa hati. Kalau bahasa hati pasti 'putih'. Karena itulah puisi itu putih. Jadi sudah tentu dari kesucian. dan peyair memiliki kesucian . DASYAT YAAAHHH.