Pertumbuhan pelaku sastra di kalangan remaja bersumber terhadap banyaknya media baca yang dimafaatkan bagi remaja itu. Fungsi-fungsi majalah dinding, perpustakaan, dan pemanfaatan langganan media cetak sastra seperti tabloid, buletin atau majalah sastra yang mudah dibaca di dekat remaja itu seperti di sekolah atau di tempat organisasi remaja lainnya akan mampu melahirkan pelaku sastra di kalangan remaja.
Tidak boleh dipungkiri pertumbuhan pelaku sastra di kalangan remaja lahir dari peran peran pelaku sastra, dan porsi terbesar memegang proses ini adalah pelaku sastra dari kalangan guru. Hal demikian disebabkan guru memiliki kedekatan yang lebih banyak dengan para remaja itu.
Akhirnya pertumbuhan pelaku sastra di kalangan remaja lahir dimulai dari kegemaran membaca yang dimulai sejak dini. Dan kegemaran membaca ini adalah tanggung jawab bersama dari mulai keluarga, masyarakat, guru, dan pemerintah serta dukungan staikeholder mereka yang peduli terhadap pendidikan masyarakat.
Tidak boleh dipungkiri pertumbuhan pelaku sastra di kalangan remaja lahir dari peran peran pelaku sastra, dan porsi terbesar memegang proses ini adalah pelaku sastra dari kalangan guru. Hal demikian disebabkan guru memiliki kedekatan yang lebih banyak dengan para remaja itu.
Akhirnya pertumbuhan pelaku sastra di kalangan remaja lahir dimulai dari kegemaran membaca yang dimulai sejak dini. Dan kegemaran membaca ini adalah tanggung jawab bersama dari mulai keluarga, masyarakat, guru, dan pemerintah serta dukungan staikeholder mereka yang peduli terhadap pendidikan masyarakat.