Bebas berkarya, bebas berkreatifitas dan bebas menentukan jalan menuju
cita sesuai pilihan jalan itu. Dunia informasi makin berkembang, TVRI
yang doeloe memonopoli pemberitaan akhirnya menemui banyak pesaing.
Koran lesu karena internet. Radio semakin jarang dimiliki masyarakat
perkotaan, RRI mati segan hidup tak mau. Pola pemandu bakat sebagai
tangga menuju menjadi artis tak ada gunanya. Pendek kata sekarang bebas
berkreatifitas dengan berbagai saluran apa saja untuk mencapai cita.
Sekarang ini banyak jalan tidak hanya ke Roma, kemana pun. Disetiap jalan raya dibuat jalan alternatif, Jalan tol pun membuka pintu pintu ke jalan sebuah kecamatan. Artinya untuk menjadi apa yang diidamkan banyak cara yang dilaluinya. Tak ada halang rintang atau razia polisi untuk menuju cita. Bila ada orang yang menghalangi berarti yang menghalangi itu akan sia-sia karena jalan alternatif begitu banyaknya.
Jalan alternatif begitu banyaknya, untuk menjadi terkenal, apa pun asah-asah saja dilakukan. Apalagi menjadi penemu atau orang pertama yang melakukan kretifitas itu, namun usahakan agar kita mampu memahami bahwa yang senang ditertawakan oleh umum adalah pelawak, yang di luar pelawak tidak.
Sekarang ini banyak jalan tidak hanya ke Roma, kemana pun. Disetiap jalan raya dibuat jalan alternatif, Jalan tol pun membuka pintu pintu ke jalan sebuah kecamatan. Artinya untuk menjadi apa yang diidamkan banyak cara yang dilaluinya. Tak ada halang rintang atau razia polisi untuk menuju cita. Bila ada orang yang menghalangi berarti yang menghalangi itu akan sia-sia karena jalan alternatif begitu banyaknya.
Jalan alternatif begitu banyaknya, untuk menjadi terkenal, apa pun asah-asah saja dilakukan. Apalagi menjadi penemu atau orang pertama yang melakukan kretifitas itu, namun usahakan agar kita mampu memahami bahwa yang senang ditertawakan oleh umum adalah pelawak, yang di luar pelawak tidak.