Laman

Sabtu, 17 September 2016

Penyair yang tangguh

Penyair yang tangguh
Dua puluh tahun lalu aku betemu dengan seorang penyair (nama tidak begitu penting) . Beliau sangat sederhana , aku pernah membaca karyanya di sebuah surat kabar regional. Katanya bersyair hanya untuk mencurahkan impiannya melalui tulisan. Sejauh harapan itu dicapat atau tidak bukan masalah baginya , katanya mungkin ada seseorang yang membacanya sampai tuntas kala itu. Kesederhanaan itu diperlhatkan dengan keadaan seperti orang kebanyakan mempertahankan hidup ini. Bekerja dan mencari nafkah keluarga. Sama sekali iatidak mengeluh dengan apa yang menimpa dirinya. Katanya, walau ia dalam keadaan miskin tak boleh berkata miskin , penyair itu kaya dan sangat kuat. aku menjadi penyair agar kuat dalam mengarung kehidupan ini. Penyair itu tingal di Tegal lebih tua sekitar 15 tahunan dariku. Siapa dia tebak saja sendiri.