Dunia internet dengan perkembangan situs-situs sastra serta sajian
budaya di media online yang terus berkembang, mengakibatkan turunnya
grafik penjualan buku sastra di berbagai toko buku besar. Beberapa toko
buku besar terpaksa mengecilkan ruangan untuk mengurangi karyawan untuk
menjaga kestabilan toko buku. Akhirnya mereka para tokoh penyair yang
selama ini memonopoli penerbitan buku gigit jari. Buku mereka lapuk di
rak-rak penjualan yang tak pernah disentuh pembeli. Kini boleh dikatakan
penyair-penyair pinggiran malah laris karyanya terbaca oleh masyarakat
melalui dunia internet.