Budaya menulis telah lama dilakukan oleh orang Jepang. Mereka umumnya membuat otobiografi dan sejarah keluarga. Ketika aku pelajari budaya Jepang yang istimewa itu akhirnya tahu mengapa demikian. Yakni orang-orang Jepang menghargai baris keluarganya. Sesuatu yang patut dicontoh bahwa mereka sangat menghormati orang-orang tua mereka .
Seorang teman bertanya padaku untuk apa sih menulis? Aku jawab ringan saja : "belajar memaknai hidup ini"
Sederhana saja, kalau memberi warisan aku tak mampu berbuat banyak, karena itu tulisan-tulisanku termasuk puisi dibukukan agar suatu ketika anak cucuku bangga bahwa kakek buyutnya meski tak meninggalkan apa-apa tetapi telah memberi warisan ilmu yang bermanfaat.
Suatu ketika, jika anak-cucuku sendiri membaca antologiku mereka akan tersenyum, tertawa, menangis, sedih, lalu marah dan bangkit utuk tidak seperti aku yang 'terhempas, terpinggirkan, dan terbuang.
Setidaknya anak-anak bangga bahwa bapak/ibu-nya seorang penulis
Seorang teman bertanya padaku untuk apa sih menulis? Aku jawab ringan saja : "belajar memaknai hidup ini"
Sederhana saja, kalau memberi warisan aku tak mampu berbuat banyak, karena itu tulisan-tulisanku termasuk puisi dibukukan agar suatu ketika anak cucuku bangga bahwa kakek buyutnya meski tak meninggalkan apa-apa tetapi telah memberi warisan ilmu yang bermanfaat.
Suatu ketika, jika anak-cucuku sendiri membaca antologiku mereka akan tersenyum, tertawa, menangis, sedih, lalu marah dan bangkit utuk tidak seperti aku yang 'terhempas, terpinggirkan, dan terbuang.
Setidaknya anak-anak bangga bahwa bapak/ibu-nya seorang penulis