Bagaimana menjadikan sarana fb sebagai jalinan komunikasi dialogis untuk kebutuhan berinteraksi pendapat, saran, kritik, kususnya pada bidang sastra sesuai dengan minat ini. Disamping sebagai sharing juga ilmu baik wawasan baru atau masukan baru, sehingga memetik pelajaran baru bagiku yang tengah belajar.
Di beranda atau profilku adalah bagian dari jenis pengguna fb yang lebih banyak membicarakan sastra, di akun lain, orang lain, pada aplikasi yang sama mungkin tetang masalah kesehatan, pertanian, teknik atau masalah jual beli sesuatu.
Sebagai layaknya orang bersurat, kita hanya membayangkan lawan 'bicara dengan tulisan. Mengartikan kata dan kalimat hanya sepihak pada pembaca sedang yang menulis memiliki tujuan sendiri. Jika sesuai maksud maka terjalin komunikasi, jika tidak maka pembicaraan itu tidak nyambung. Di sinilah letak kesalahpahaman itu.
Lawan 'bicara yang baik adalah jika dialogis diantara pengguna fb telah dapat 'membaca dengan baik. Apalagi sampai memahami karakter bahasa tulis diantara masing-masing yang berdialog itu. Jadi bukan usia ukurannya, tetapi bagaimana diantara dialogis itu mampu membaca maksud dari bahasa tulis itu.
Oleh karena banyak yang 'gagal faham bahasa tulis bukan tidak mungkin banyak orang jahat memanfaatkan situs fb ini. Ada yang mengaku-ngaku punya harta warisan , ada yang pura-pura butuh pertolongan, ada yang tengah mengumpulkan dana dan menjanjikan untung berlipat, ada yang mengaku tengah kesepian, ada yang menjanjikan sesuatu . Krena itulah sebaiknya pilih lawan bicara yang kita yakini sebagai orang baik-baik.
Klik suka yang banyak bukan kebenaran poling atas status itu. Sebab 'mesin aplikasi situs fb adalah semakin banyak jumlah klik suka maka semakin luas jangkauan status itu terbaca, seperti seseorang dalam lingkaran yang juga dalam lingkaran yang lain dan bertambah lingkaran lain. Ini kata anakku.
Disamping klik suka yang membuat semakin luas jangkauan juga komentar yang banyak juga memperluas jangakauan. Karena 'mesin aplikasi situs fb ini mendata kata kunci masing-masing pengguna yang sering digunakan. Klik suka yang berjumlah banyak dan komentar yang banyak bukan pembenaran poling atas status itu. (rg Bagus Warsono 12/7/16)
Di beranda atau profilku adalah bagian dari jenis pengguna fb yang lebih banyak membicarakan sastra, di akun lain, orang lain, pada aplikasi yang sama mungkin tetang masalah kesehatan, pertanian, teknik atau masalah jual beli sesuatu.
Sebagai layaknya orang bersurat, kita hanya membayangkan lawan 'bicara dengan tulisan. Mengartikan kata dan kalimat hanya sepihak pada pembaca sedang yang menulis memiliki tujuan sendiri. Jika sesuai maksud maka terjalin komunikasi, jika tidak maka pembicaraan itu tidak nyambung. Di sinilah letak kesalahpahaman itu.
Lawan 'bicara yang baik adalah jika dialogis diantara pengguna fb telah dapat 'membaca dengan baik. Apalagi sampai memahami karakter bahasa tulis diantara masing-masing yang berdialog itu. Jadi bukan usia ukurannya, tetapi bagaimana diantara dialogis itu mampu membaca maksud dari bahasa tulis itu.
Oleh karena banyak yang 'gagal faham bahasa tulis bukan tidak mungkin banyak orang jahat memanfaatkan situs fb ini. Ada yang mengaku-ngaku punya harta warisan , ada yang pura-pura butuh pertolongan, ada yang tengah mengumpulkan dana dan menjanjikan untung berlipat, ada yang mengaku tengah kesepian, ada yang menjanjikan sesuatu . Krena itulah sebaiknya pilih lawan bicara yang kita yakini sebagai orang baik-baik.
Klik suka yang banyak bukan kebenaran poling atas status itu. Sebab 'mesin aplikasi situs fb adalah semakin banyak jumlah klik suka maka semakin luas jangkauan status itu terbaca, seperti seseorang dalam lingkaran yang juga dalam lingkaran yang lain dan bertambah lingkaran lain. Ini kata anakku.
Disamping klik suka yang membuat semakin luas jangkauan juga komentar yang banyak juga memperluas jangakauan. Karena 'mesin aplikasi situs fb ini mendata kata kunci masing-masing pengguna yang sering digunakan. Klik suka yang berjumlah banyak dan komentar yang banyak bukan pembenaran poling atas status itu. (rg Bagus Warsono 12/7/16)