Laman

Kamis, 06 Agustus 2015

slalu ada batang pendek pinsil habis berkali-kali dikerok.

Nulis dikerok, nulis lagi dikerok, nulis lagi dikerok lagi. "Saya salah apa?" kata pinsil. Tulisanmu jorok . "Kata siapa, kan banyak juga yang sopan". Tulisanmu tidak jelas. "Kata siapa yang terang-terangan juga banyak".Tulisanmu menghujat pejabat . "kata siapa kan banyak yang ngalem pejabat". Lalu pinsil diam dan kemudian "Terus saja aku dikerok, kamu tak akan bisa menghabisi pinsil karena slalu ada batang pendek pinsil habis berkali-kali dikerok. Jika kau habisi aku, tanganmu berdarah ikut dikerok.